YAHUKIMO, KAREBA – Pasukan Koops TNI Habema berhasil melakukan proses evakuasi Pilot PT AMA berkebangsaan Amerika Serikat, Nicholas F. Goselin, pada Jumat 03/07/2026. Korban dievakuasi setelah menjadi sasaran penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang juga membakar pesawat Pilatus Porter PK-RCY di Bandara Ipdeheik, Distrik Sobaham, Yahukimo.

Tim TNI melakukan operasi evakuasi Pilot PT AMA melalui perebutan cepat hanya sehari setelah insiden pembakaran pesawat milik maskapai penerbangan perintis tersebut. Sebanyak 10 personel TNI diterjunkan menggunakan dua helikopter Caracal dengan dukungan pengamanan udara dari pesawat Super Tucano. Pasukan pengamanan bergerak cepat mengamankan lokasi sebelum membawa jenazah ke Timika dan Jayapura.

“Proses evakuasi melibatkan 10 personel dengan dukungan dua helikopter Caracal. Prioritas kami adalah menyelamatkan korban, mengamankan lokasi, melindungi masyarakat, serta mendukung penegakan hukum terhadap pelaku,” kata Brigjen TNI Riyanto, Wakil Panglima Koops TNI Habema.

Pihak maskapai mengonfirmasi bahwa Nicholas F. Goselin telah bergabung sejak tahun 2023 dan merupakan salah satu dari 16 pilot aktif mereka. Saat kejadian, pesawat tersebut membawa tujuh orang penumpang warga asli Papua yang semuanya dilaporkan selamat dari aksi kekerasan. Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap XVI Yahukimo mengaku bertanggung jawab atas serangan maut ini.

Perwakilan Kedutaan Besar Amerika Serikat turut memantau kelanjutan evakuasi Pilot PT AMA hingga proses pemulangan jenazah dari Jayapura ke Jakarta. Direktur Utama PT AMA, Bob Kayadu, menegaskan bahwa maskapainya murni menjalankan misi kemanusiaan dan pelayanan masyarakat selama 67 tahun di Tanah Papua tanpa pernah mengangkut personel keamanan.

“Jenazah pilot Nicholas difasilitasi Kedubes AS ke Jakarta. AMA selama 67 tahun melayani masyarakat Papua, tidak pernah mengangkut personel TNI atau Polri,” kata Bob Kayadu, Direktur Utama PT AMA.

TNI menyatakan bahwa seluruh rangkaian evakuasi Pilot PT AMA telah selesai dilakukan dengan standar pengamanan ketat untuk meminimalisir gangguan di lapangan. Jenazah korban kini telah diserahkan secara resmi kepada pihak maskapai dan perwakilan pemerintah Amerika Serikat untuk proses pemulangan ke negara asal.

“Dengan penyerahan jenazah pilot Nicholas kepada AMA, proses evakuasi dinyatakan selesai. TNI akan terus menjaga keamanan di Tanah Papua agar tetap aman,” kata Letjen TNI Lucky Avianto, Pangkogabwilhan III.