JAKARTA, KAREBA – DPR RI sahkan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2026-2031 melalui Rapat Paripurna pada Selasa (27/1/2026).
Komisi XI sebelumnya memilih nama ini secara musyawarah mufakat usai uji kelayakan, Thomas paparkan strategi GERAK untuk perkuat sinergi moneter-fiskal.
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menyampaikan bahwa seluruh fraksi setuju dengan Thomas Djiwandono.
“Thomas tadi jelaskan dengan sangat bagus bagaimana bangun sinergi kebijakan moneter dan fiskal untuk penguatan pertumbuhan ekonomi,” kata Mukhamad Misbakhun, Ketua Komisi XI DPR RI.
Thomas Djiwandono, mantan Wakil Menteri Keuangan, cetuskan strategi GERAK dalam pemaparannya. GERAK merupakan akronim lima pilar tematik: Governance untuk tata kelola kebijakan kuat dan kredibel, Efektivitas Kebijakan, Resiliensi Sistem Keuangan, Akselerasi Sinergi Fiskal-Moneter-Sektor Keuangan, serta Keberlanjutan Transformasi Keuangan. Strategi ini targetkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, pesaingnya Dicky Kartikoyono usung visi “Mengukir Sejarah Digital untuk Indonesia Emas”.
Dicky, Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, proyeksikan ekonomi digital capai Rp147,3 triliun dalam lima tahun. Ia tekankan penguatan QRIS dan BI-Fast untuk dorong pertumbuhan 8 persen.
Thomas tanggapi kekhawatiran independensi BI akibat hubungan keluarganya dengan Presiden Prabowo Subianto. Ia tunjukkan surat pengunduran diri dari Partai Gerindra per 31 Desember 2025 dan lepas jabatan Bendahara Umum sejak Maret 2025.
“Undang-undang independensi Bank Indonesia sangat kuat. Saya lewati semua proses sesuai undang-undang,” kata Thomas Djiwandono.
Namun, pasar saham tunjukkan respons campur. IHSG menguat 0,27 persen ke 8.975,33 pada Senin, tapi melemah 1,03 persen ke 8.879,90 pada Selasa pagi. Analis sebut investor pantau arah kebijakan moneter ke depan.
BI konfirmasi pengunduran diri Juda Agung melalui Kepala Departemen Komunikasi Ramdan Denny Prakoso. BI usulkan tiga nama calon, termasuk Thomas, untuk uji DPR. Thomas tekankan sinergi tak kurangi independensi BI.
Pengamat nmeilai strategi GERAK Thomas Djiwandono beri harapan responsif hadapi dinamika global. DPR berharap Thomas segera melengkapi Dewan Gubernur BI untuk stabilkan ekonomi nasional.
Thomas Djiwandono terpilih menjadi Deputi Gubernur BI usai papar strategi GERAK. DPR sahkan pada 27/1/2026, dan menjawab isu independensi serta mendorong sinergi moneter-fiskal.*/LIA