CUPERTINO, KAREBA — CEO Apple Tim Cook secara terbuka menyarankan para pengguna untuk mulai mengurangi waktu penggunaan smartphone dan lebih banyak menghabiskan waktu di alam terbuka. Cook menekankan pentingnya menjaga kontak mata manusia daripada hanya menatap layar gadget secara terus-menerus setiap harinya.
Dalam sebuah wawancara yang tayang pada 17/03, Cook merefleksikan perjalanan perusahaan yang baru saja merayakan usia 50 tahun tersebut. Beliau menyatakan kekhawatirannya terhadap tren scrolling tak berujung yang kini menjadi kebiasaan banyak orang di dunia digital sehingga mengabaikan interaksi sosial yang nyata.
“Saya tidak ingin orang menggunakan smartphone terlalu banyak,” kata Tim Cook, CEO Apple.
Cook menegaskan bahwa teknologi seharusnya mempermudah hidup, bukan justru mendominasi interaksi sosial setiap harinya. Ia mengajak masyarakat untuk memprioritaskan komunikasi langsung dan membatasi paparan layar yang berlebihan demi keseimbangan hidup yang lebih sehat.
“Saya tidak ingin orang melihat smartphone lebih banyak daripada melihat mata seseorang; seolah-olah scrolling tak berujung. Ini bukan cara menghabiskan hari Anda. Keluarlah dan habiskan di alam,” kata Tim Cook, CEO Apple.
Pesan dari CEO Apple Tim Cook ini selaras dengan studi kesehatan yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Psychiatry. Riset tersebut menyebutkan bahwa penggunaan perangkat komunikasi yang berlebihan dapat memicu gangguan fisik serta perasaan kesepian, kecemasan, hingga depresi pada pengguna.
Selain membahas perilaku pengguna, CEO Apple Tim Cook juga memberikan pandangannya mengenai perkembangan kecerdasan buatan atau AI yang semakin masif. Baginya, teknologi AI bersifat netral dan dampak positifnya sangat bergantung pada kendali dari para penemu serta penggunanya.
“AI begitu mendalam dan bisa sangat positif. Tapi tahu, teknologi tidak ingin baik, dan tidak ingin buruk. Itu ada di tangan pengguna dan tangan penemu,” kata Tim Cook, CEO Apple.
Menutup sesi wawancara, CEO Apple Tim Cook menepis rumor mengenai rencana pensiun dirinya dari perusahaan teknologi raksasa tersebut. Ia mengaku masih sangat mencintai pekerjaannya serta kolaborasi yang terjalin dengan tim luar biasa yang terus memberikan inspirasi setiap harinya.