MEXICO CITY, KAREBA. Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum secara resmi menawarkan kesiapan negaranya untuk memindahkan lokasi Pertandingan Iran Piala Dunia 2026 demi alasan keamanan dan stabilitas turnamen. Tawaran ini muncul setelah Federasi Sepak Bola Iran mengajukan permohonan resmi kepada FIFA untuk memindahkan jadwal laga fase grup mereka dari wilayah Amerika Serikat ke wilayah Meksiko.

“Meksiko, karena memiliki hubungan dengan semua negara di dunia, kami akan lihat apa yang ditetapkan FIFA,” kata Claudia Sheinbaum, Presiden Meksiko.

Langkah ini dipicu oleh ketegangan militer setelah Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangan udara ke Iran pada 28/02/2026 lalu. Kondisi tersebut membuat skuad Iran merasa tidak aman jika harus berlaga di SoFi Stadium Los Angeles dan Lumen Field Seattle yang semula dijadwalkan menjadi lokasi Pertandingan Iran Piala Dunia 2026.

“Kami tidak akan bepergian ke wilayah AS dalam kondisi saat ini. Kami sedang bernegosiasi dengan FIFA agar pertandingan Piala Dunia Iran dimainkan di Meksiko,” kata Mehdi Taj, Ketua Federasi Sepak Bola Iran.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan respons yang cukup keras terhadap situasi ini melalui media sosialnya. Meski mengklaim tim lawan tetap diterima, Trump menganggap partisipasi tim tersebut tidak tepat demi keselamatan nyawa mereka sendiri di tengah konflik yang sedang berlangsung antara kedua belah pihak.

Berdasarkan regulasi resmi dari FIFA, sebuah tim yang mengundurkan diri kurang dari 30 hari sebelum turnamen dimulai dapat dikenakan denda minimal 250.000 franc Swiss. Namun, sanksi disiplin tersebut kemungkinan besar dapat dikecualikan apabila alasan mundurnya sebuah negara disebabkan oleh adanya konflik bersenjata yang nyata serta alasan keselamatan pemain.

Sekretaris Jenderal AFC Windsor John menegaskan bahwa pihaknya memberikan dukungan penuh agar tim dari konfederasi Asia tersebut tetap bisa berpartisipasi dalam ajang bergengsi ini. Saat ini, rencana Pertandingan Iran Piala Dunia 2026 di Grup G melawan Belgia, Mesir, dan Selandia Baru masih menunggu keputusan final dari otoritas tertinggi sepak bola dunia mengenai kemungkinan pemindahan lokasi ke stadion di Meksiko.